Minggu, 28 Januari 2018

Tips Jitu Cek Kondisi Mesin Mobil di Tempat Jual Beli Mobil Bekas


Kekhawatiran orang awam yang hendak membeli mobil bekas adalah mereka kurang paham seputar mesin sehingga tidak bisa melakukan pengecekan menyeluruh seputar mesinnya. Apalagi saat membeli mobil bekas di showroom atau tempat jual beli mobil bekas lainnya, seringkali seseorang hanya akan memperhatikan penampilan luar tanpa benar-benar mengecek kondisi mesinnya. Tampilan luar yang mengkilat dan rapi bukanlah jaminan bahwa mesinnya juga masih dalam kondisi prima. Lalu, bagaimana caranya mengetahui kondisi mesin dari mobil bekas? Berikut adalah langkah-langkahnya. Pertama, periksa ruang mesin. Bukalah kap mesin dan periksa sekeliling ruang mesin dan perhatikan apakah ada cat yang tampak baru dibanding yang lain. Ini menandakan ruang mesin pernah dicat. Ruang mesin yang pernah dicat berarti mesin ini pernah diturunkan dan sebabnya bisa jadi karena mobil tersebut adalah bekas banjir atau bekas tabrakan. Seperti yang kita tahu, mobil bekas banjir atau bekas tabrakan sebaiknya dihindari karena kondisinya sudah tidak seprima dulu dan bahkan beresiko membahayakan pengemudi serta penumpang nantinya.

Kedua, lakukan cek mesin di tempat jual beli mobil bekas. Pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar atau oli. Perhatikan pula kondisi fisik dari mesin tersebut. Mobil yang terawat maka akan bebas kebocoran ataupun selang-selang. Cara mengetahuinya adalah dengan mengamati satu per satu bagian mesin kemudian pastikan tidak ada rembesan oli ataupun cairan lain. Perhatikan juga baut serta mur yang ada. Bila ada baut yang baru atau baut dengan ujung cacat, tanyakan pada penjual. Biasanya, penjual nakal akan menutupi kerusakan ini dengan mencuci mesin mobil agar tidak tampak rembesan oli. Berikutnya, starter mobil tersebut. Pastikan suara mesinnya halus dan konstan tanpa adanya hentakan gas. Mobil yang sehat serta terawat akan langsung menyala saat distarter dari keadaan dingin serta tidak tersendat-sendat. Jika tersendat, hal ini mungkin disebabkan aki mobil yang bermasalah ataupun karena mobil tersebut jarang diservis. Selanjutnya, perhatikan indikator serta speedo meternya. Saat menghidupkan mesin, perhatikan tiap lampu indikator dan apakah ada yang menyala. Ada banyak lampu indikator kondisi mesin yang berada di dashboard, seperti oli serta temperatur. Pastikan tidak ada yang menyala. Gas perlahan lalu lepas dan perhatikan turunnya jarum RPM. Pastikan turun naiknya jarum RPM ini stabil. Jika tidak, berarti mesin mobil itu bermasalah.

Dengarkan baik-baik suara mesin, terutama saat pertama kali dihidupkan dari keadaan dingin. Dengarkan apakah ada suara tidak wajar yang keluar dari mesin. Contonya adalah suara gesekan plat besi atau suara ketukan dari dalam mesin ketika digas. Selain suaranya, perhatikan pula getaran pada mesin tersebut. Buka kap mesin dan perhatikan apakah terdapat getaran yang tidak seirama atau tidak wajar. Jika iya, maka mesin tengah dalam keadaan pincang. Hal ini bisa jadi karena masalah pada engine mounting ataupun masalah kelistrikan yang tersendat. Hal lain yang harus diperhatikan saat berada di tempat jual beli mobil bekas adalah gas buang atau knalpotnya. Perhatikan ujung knalpot dan apakah ada gas buang mobil yang keluar secara tidak wajar dari knalpot. Tanda-tanda ataupun bekas pembakaran dalam mesin di ujung knalpot akan memberi kita petunjuk terkait kondisi mesin tersebut. Sebagai contoh, asap knalpot yang berwarna hitam menandakan hasil pembakaran yang tidak sempurna.  Sementara asal knalpot yang warnanya putih mengindikasikan adanya campuran oli dalam ruang pembakaran mesin.