Jumat, 04 Mei 2018

Mengapa AC Inverter Lebih Hemat Listrik?


Para pengguna ac, saat pembayaran tagihan listrik bulanan jika dilihat rinciannya maka pemakaian ac memberikan kontribusinya sekitar 40-60 persen. Kontribusi tersebut tidak lepas dari durasi pemakaian ac yang cenderung panjang setiap harinya. Maka untuk mengatasinya, berbagai pabrikan ac mulai mengaplikasikan teknologi inverter di perangkat ac produksinya. Teknologi inverter terbukti mampu memberikan pengoperasian ac yang lebih hemat namun tetap cepat dalam proses pendinginan.

Beda dengan ac low watt yang banyak dipasarkan oleh berbagai pabrikan ac di dunia. AC low watt lebih berfokus pada pembatasan besaran daya listrik yang diwakili dengan rendahnya watt. Namun, dibutuhkan waktu 3-5 kali lebih lama untuk proses pendinginannya hingga mencapai suhu yang diinginkan. Di ac inverter, kompesor akan bekerja hingga derajat kesejukan yang diinginkan tercapai. Bila pada ac-ac konvensional, kompesor akan mati ketika suhu yang diinginkan tercapai lalu menyala secara otomatis ketika suhu kembali naik. Kompesor yang nyala mati secara berulang inilah yang membuat pemakaian listrik menjadi meningkat.

Dengan menggunakan ac inverter, konsumsi listrik lebih hemat. Pasalnya saat suhu ruang mencapai yang diinginkan penggunanya, maka kompesor akan tetap aktif menyesuaikan laju pergerakannya untuk terus mempertahankan suhu ruangan yang diinginkan. Tanpa perlu mematikan kompesor secara otomatis, hal itu membuat kebutuhan total daya listrik sepanjang pengoperasian menjadi lebih rendah. Selain hemat listrik, ac inverter juga memberikan kenyamanan bagi para penggunanya.

Namun, sayangnya penggunaan ac inverter terbaik seperti GREE di Indonesia belum bisa dikatakan tinggi. Angkanya baru sekitar 4%. Hal ini yang menyebabkan adalah ketidaktahuan masyarakat mengenai ac inverter. Banyak orang lebih memilih ac low waat karena hematnya nampak di depan. Mereka tidak mengetahui bahwa ac low watt ini proses pendinginannya lebih lama dibandingkan ac inverter. Selain itu, harga ac inverter yang masih terlalu mahal menjadi faktor kekurangan peminat ac teknologi ini.


Untuk mempopulerkannya, maka beberapa produsen yang berkeinginan memproduksi harga ac murah memberikan terobosan dengan menyediakan berbagai varian produk ac inverter mulai dari 1/2 PK hingga 2 PK. Dari varian tersebut juga dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau kurang dari 5 juta.